Sabtu, 26 Februari 2011

Etika dan Profesionalisme TSI (Tugas Kelompok)

20.49

TEN COMMANDMENTS OF COMPUTER ETHICS
--------------------------------------------------------
Berikut ini adalah 10 etika dalam menggunakan komputer :
1. Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain.
2. Jangan mengganggu pekerjaan komputer orang lain.
3. Jangan mengintai di dalam file orang lain.
4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri.
5. Jangan menggunakan komputer untuk mengucapkan saksi dusta.
6. Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang Anda belum dibayar.
7. Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi.
8. Jangan hasil intelektual orang lain sesuai's.
9. Engkau berpikir tentang konsekuensi sosial dari program yang Anda tulis.
10. Engkau menggunakan komputer dengan cara yang menunjukkan pertimbangan dan rasa hormat.

http://www.indowebster.web.id/entry.php?b=4197

beberapa kasus hacking yang terjadi:

Captain Zap adalah nama alias dari Ian Murphy. Pria ini merupakan orang pertama yang dihukum karena kegiatan hacking. Dia dan tiga orang temannya membobol sistem komputer AT&T dan mengacaukan sistem pewaktunya. Akibat ulahnya, sistem jadi dinyatakan sibuk pada saat tidak sibuk, dan sebaliknya. Dia ditahan pada tahun 1982 dan kisahnya difilmkan dalam “Sneakers”. Setelah itu, dirinya lalu mendirikan perusahaan konsultasi sekuriti, IAM/Security Data Systems.
Worm Internet, Morris: Pada bulan November 1988, Cornell, mahasiswa program Sarjana dari Robert Morris, menyebarkan apa yang kemudian disebut sebagai worm internet yang paling merusak sepanjang sejarah, berdasarkan jumlah komputer yang mati karenanya. Saat itu, lebih dari 10% dari layanan online lumpuh sehingga menyebaban kerugian sebesar US$15 juta. Worm Morris memacu pemerintah untuk mendirikan CERT (Computer Emergency Response Team). Morris adalah hacker pertama yang dikenai hukum cyber di Amerika Serikat, Computer Fraud and Abuse Act. Saat ini, dirinya menjadi pengajar Ilmu Komputer di MIT.
Kevin-1: karena ada dua pelaku hacking bernama depan Kevin, Kevin-1 adalah sebutan untuk Kevin Mitnick. Mitnick adalah hacker yang paling terkenal yang pernah ada. Kisahnya banyak disarikan ke dalam buku bahkan film (War Games terinspirasi oleh kegiatan hacking yang dilakukan pada komputer milik lembaga pertahanan udara, The Nort American Air Defense Command, yang mana Mitnick mengelak bahwa dirinya terlibat). Dirinya menghilang dari perburuan PBB selama dua setengah tahun dan akhirnya ditangkap pada tahun 1995. Dia bebas dari penjara pada tahun 2000 dan sekarang menjadi seorang konsultan keamanan komputer sekaligus penulis.
Kevin-2: Adalah julukan yang diberikan untuk Kevin Poulsen. Pria ini melakukan aksi pembobolan saluran telepon. Dirinya mengambil alih saluran telepon demi untuk memenangkan kontes di sebuah stasiun radio di Los Angeles pada tahun 1990. Juga untuk memenangkan hadiah Porsche 944. Setelah bebas dari penjara, Poulsen terjun ke dunia jurnalistik dan sekarang menjabat sebagai direktur editorial di SecurityFocus.com. ( nks )
Virus Melissa: Ditulis oleh David Smith, nama virus tersebut merujuk pada nama seorang penari telanjang yang ingin dikencaninya. Menyebar pada April 1999 virus ini menjadi salah satu yang paling merusak pada masa itu. Melissa mengilhami cara penyebaran virus saat ini, seperti Slammer dan SoBig. Melissa, merupakan virus macro yang menyusup di ratusan komputer, sejumlah pakar memperkirakan ada sebanyak 20% dari komputer di internet lumpuh ketika itu.
Kasus Deface The New York Times: dapat dipastikan, kasus penggantian tampilan situs milik harian The New York Times dengan tulisan “Bebaskan Kevin Mitnick” yang terjadi pada September 1998, hanyalah bentuk lain dari kreatifitas grafis di Web. Namun, hal tersebut tetap menyolok dan dianggap menghebohkan. Sampai sekarang, para pelaku kejahatan yang melakukan aksi deface situs dengan gambar wanita telanjang, seperti yang banyak terjadi saat ini, tak pernah bisa ditangkap.
Mafiaboy: serangkaian serangan denial of service temporal yang terjadi pada Februari 2000, sempat menjadikan internet kacau. Situs-situs kenamaan seperti Amazon.com, Yahoo! dan eBay jadi sulit diakses. Seorang hacker kebangsaan Kanada dengan nama samaran Mafiaboy kemudian ditangkap segera setelah itu. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa hal tersebut hanyalah ujian bagi pemerintah Amerika Serikat untuk mengatasi kejahatan cyber.
Kasus Hacking Kriegsman Furs: Ini merupakan kasus sabotase situs milik sebuah perusahaan penghasil bahan pakaian dari bulu binatang, Kriegsman Furs. Situs tersebut digantikan dengan ungkapan reaksi dari gerakan kelompok penentang pemanfaatan bulu binatang untuk keperluan sandang, serta sebuah link ke situs yang peduli dengan hak-hak binatang. Ini bukanlah kegiatan hacking satu-satunya yang dimotifasi kepentingan politik. Kejadian seperti ini kemudian banyak dijumpai pada beberapa bulan ini, namun hal ini dapat diatasi.
Linux dan Perl: Kedua hal ini dinyatakan sebagai kegiatan hacking terbaik dari yang terjadi selama ini, berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan. Linus Torvalds, bersama-sama melakukan hacking terhadap Linux dan membuatnya dapat bekerja pada platform Intel. Ini merupakan sebuah nilai tambah penting bagi perusahaan-perusahaan yang menginginkan performa Unix tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar biaya pembangunan sebuah workstation. Larry Wall, mengembangkan dua program bernama ‘sed’ dan ‘awk’ dan menyatukannya, PERL bahasa pemrograman yang banyak digunakan. Kegiatan hacking yang dilakukan Steve Wozniak, Apple I, juga mendapat predikat serupa. ( nks )

Sumber: http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/01/tgl/14/time/144500/idnews/116627/idkanal/110
http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/01/tgl/15/time/094100/idnews/116625/idkanal/110

CODE ETHICS AND STANDART CONDUCT
-------------------------------------------------------
Etika komunikasi mencakup tatanan nilai moral dan standar-standar perilaku yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis sewaktu mereka membuat keputusan dan memecahkan masalah akan tetapi, menentukan apa yang etis atau pantas atau tidak bukanlah hal yang selalu mudah dilakukan bagi perusahaan sebagai perilaku bisnnis, jika bersikap kurang etis dapat merusak reputasi perusahaan, oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk menjalankan kode etik secara wajar dan konsisten. Kode etik adalah pernyataan tertulis mengenai standar perilaku dan prinsip-prinsip etis yang diharapkan perusahaan dari karyawan.

Etika komunikasi dalam organisasi melibatkan banyak elemen yang sangat komplek termasuk masyarakat. Kompleksitas ini bukanlah hal yang bertentangan. Sebuah organisasi terdiri dari individu- yang berkarakter berbeda-beda. Kejujuran dalam etika berorganisasi dapat membangun kepercayaan sesama anggota, termasuk tidak saling menyakiti dan keadilan.

Sebuah kepercayaan seperti dijelaskan dalam komunikasi antarpesona bahwa kepercayaan diantara partisipan komunikasi adalah pada tingkat terendah. Sikap keterbukaan terhadap perubahan terutama perubahan positif, tanpa kekerasan, dan empati merupakan perilaku etis yang dapat menentukan keberhasilan organisasi.
Etika komunikasi dalam menjaga reputasi perusahaan merupakan suatu hal yang diperhatika. Etika ini menjadi satu landasan bagi sutau perusahaan dalam bertindak dan memberikan suatu keputusasaan.

Contoh Kasus:
Lapindo Brantas, Inc merupakan perusahaan kontraktor yang bekerjasama dengan BP Migas, merupakan perusahaan dalam bendera Bakrie Group. Pada tahun 2006 terjadi tragedi lumpur muncra dari dalam perut bumi yang menyebabkan terjadinya bencana dan menyebabkan begitu banyak perumahan penduduk. Banyak kerugian materi maupun non material yang ditimbulkan dari tragedi ini. Pihak Lapindo tidak segera menindaklanjuti kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh tragedi yang ditimbulkan oleh bencana ini. Mereka tidak segera mengganti rugi kerugian warga sekitar yang terkena genangan lumpur sampai bencana itu meluas dan memberi dampak yang besar sehingga membutuh biaya yang besar untuk mengganti kerugian ini. Karena biaya yang harus dikeluarkan ini begitu besar maka terdapat kesan untuk mengalihkan perhatian dengan mengatakan bahwa tragedi lumpur Lapindo ini adalah bencana alam. Hal ini merupakan upaya Lapindo untuk mencuci tangan terhadap kasus yang terjadi.
Dalam kesempatan yang sama perusahaan Bakrie Group mencanangkan proyek yang begitu besar dengan rencana pembangunan Bakrie Episentrum dan Resort mewah di Bali. Terdapat satu sikap yang tidak baik dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam perusahaan mereka yaitu mengalihkan masalah dengan menghembuskan isu yang lain yang menunujukkan bahwa perusahaan ini tidak bersalah. Pada waktu yang bersamaan merke membangun megaproyek.
Dari segi etika komunikasi perusahaan, kasus seperti ini dapat menghancurkan reputasi perusahaan dan publik akan memandang perusahaan tersebut secara sinis. Dari kasus lumpur lampindo ini membuat masyarakat di daerah yang terkena lumpur Lapindo tidak akan mau menggunakan produk yang dihasilkan oleh Bakrie Group. Etika komunikasi perlu senantia di perhatikan dalam menjaga reputasi perusahaan karena tindakan-tindakan bisnis yang tidak sejalan dengan etika komunikasi akan berakibat fatal terhadap reputasi perusahaan.



CODE OF ETHICS & PROFESSIONAL CONDUCT
Perilaku Profesional dalam Etika Profesi Akuntan dan Etika Profesi Pengajar
Perilaku Profesional dalam Etika Profesi Akuntan dan Etika Profesi Pengajar
--------------------------------------------------------------------------------
I. Pengertian Etika Profesi
Etika
Etika berasal dari bahasa Yunani, yaitu ethos yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika adalah nilai-nilai, dan asas-asas moral yang di pakai sebagai pegangan umum bagi penentuan baik buruknya perilaku manusai atau benar salahnya tindakan manusia sebagai manusia (Soleh Soemirat, 2005:169). Etika mengacu pada sistem nilai dengan apa orang menentukan apa yang benar dan apa yang tidak benar, yang adil dan tidak adil, yang jujur dan tidak jujur. Etika terungkap dari perilaku moral dalam situasi terterntu. Peran etika dalam kehidupan pribadi dan praktisi sendiri juga sama pentingnya.
Jadi dapat dikatakan etika adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.

Profesi
adalah jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial

Etika Profesi
adalah karakteristik suatu profesi yang membedakan suatu profesi dengan profesi lain, yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku para anggotanya. Prinsip di balik etika profesional adalah tindakan seseorang dirancang untuk menciptakan kebaikan yang paling tinggi baik bagi klien maupun bagi komunitas secara keseluruhan, bukan untuk meningkatkan posisi dan kekuasaan praktisi. Perilaku profesional di dasarkan pada apa yang secara umum di anggap sebagai motif yang luhur, yang di pantau dan di ukur berdasarkan kode perilaku yang berlaku dan di laksanakan melalui interpretasi kongkrit bagi mereka yang menyimpang dari standar kinerja yang telah di terima. Kode perilaku profesional di tujukan untuk menentukan norma perilaku yang dapat di terima bagi para karyawan dan profesional dalam berkarya.
Hubungan klien dengan profesional merupakan sebuah hubungan kepercayaan, hubungan kepercayaan ini berbeda dengan hubungan dengan pelayan ketrampilan. Etika erat kaitannya dengan pelaksanaan kode etik perilaku. Fungsi dari keduanya adalah untuk melindungi mereka yang mempercayakan kesejahteraan di tangan profesional. Perlindungan terhadap profesi tersebut berupa hak istimewa, status, dan kolegitas profesional. Dalam profesi, penerapan nilai-nilai moral dlam prakteknya di sebut sebagai etika terapan.

Etika profesi merupakan norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah, ukuran-ukuran yang diterima dan di taati oleh para pegawai atau karyawan, berupa peraturan-peraturan, tatanan yang di taati semua karyawan dari organisasi tertentu, yang telah di ketahuinya untuk di laksanakan, karena hal tersebut melekat pada status atau jabatannya. Dalam kata lain etika profesi adalah kebiasaan yang baik atau peraturan yang diterima dan ditaati oleh para karyawan dan telah mengendap menjadi bersifat normatif.
Sebagian besar organisasi profesional dan banyak perusahaan bisnis lainnya mempunyai kode etik. Dalam setiap profesi tersebut pasti memiliki kode etik yang berbeda. Kode etik merupakan aturan-aturan susila yang ditetapkan bersama dan ditaati bersama oleh seluruh anggota yang bergabung dalam suatu profesi. Kode etik meupakan persetujuan bersama yang timbul secara murni dari diri pribadi para anggota. Kode etik merupakan serangkaian peraturan yang di sepakati bersama guna menyatakan sikap atau perilaku anggota profesi. Kode etik lebih mengingatkan pembinaan para anggota sehingga mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat (Bambang Herimanto, 2007:253-254). Kode etik profesi dilaksanakan oleh pribadi-pribadi yang memiliki profesi terkait karena hal tersebut melekat pada jabatannya dan bersifat normatif.
Dalam usaha mencanangkan patokan dari perilaku bertanggung jawab, mereka harus menegakkan kede etik yang merupakan dasar bagi profesionalisme sesuai dengan pernyataan mereka dengan pertimbangannya adalah kredibilitas. Etika profesi sangat penting terutama dalam rangka untuk pembinaan karyawan, untuk meningkatkan mutu serta mewujudkan pribadi karyawan yang jujur, bersih, berwibawa, semakin mempunyai rasa memiliki organisasi, tanggung jawab, dalam keterlibatannya untuk mengembangkan organisasiny, rasa ikut memiliki besar. Etika profesi dapat membimbing karyawan dalam menjalankan tugasnya sehingga mampu menyelesaikan tugas-tugasnya dengan seksama, etos kerja yang tinggi, dengan tanggung jawab, sehingga memperoleh hasil yang memuaskan. Selain itu etika profesi juga dapat memberi arah, petunjuk untuk membentuk kepribadian seseorang sesuai dengan profesinya kemudian hasil kerjanya dapat memuaskan publik yang dilayaninya.

II. Prinsip Kode Etik Akuntan
Tangggung Jawab Profesi
Kepentingan Publik
Integritas
Objektifitas
Kompetensi
Kerahasiaan
Perilaku Profesional
Standar Teknis

III. Prinsip Kode Etik Pengajar
Kompetensi Pedagogik
- Memahami peserta didik
- Merancang pembelajaran
- Melaksanakan pembelajaran
- Merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran
- Mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya
Kompetensi Kepribadian
- Memiliki kepribadian yang mantap dan stabil.
- Memiliki kepribadian yang dewasa
- Memiliki kepribadian yang arif
- Memiliki kepribadian yang berwibawa
- Memiliki akhlak mulia dan dapat menjadi teladan
Kompetensi Profesional
- Menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi
- Menguasai langkah-langkah penelitian
Kompetensi Sosial
- Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik
- Mampu berkomunikasi dan bergaul

IV. Prinsip Perilaku Profesional
Pada kode etik akuntan
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan manjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi :
01. Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleg anggota sebagai perwujudan tanggung-jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota uang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum.
Pada kode etik pengajar UU NO 20 TAHUN 2003, psl 39 ayat 2
Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.


V. Contoh implementasi Perilaku Profesional Akuntan dan Pengajar
Akuntan
Seorang akuntan diharuskan untuk selalu berperilaku profesional dengan tidak mendiskreditkan teman seprofesi.
- Seorang akuntan diharuskan mengusai bidang keilmuwannya agar ia dapat mempertanggung jawabakan pekerjaan yang telah dibuatnya.
Pengajar
Pengajar hendaknya menghargai potensi siswa dan menghargai teman seprofesi.
- Pengajar hendaknya substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studinya.

VI. Perbadaan Perilaku Profesional Akuntan dengan Pengajar
Akuntan
Akuntan diharuskan taat kepada peraturan yang tertuang dalam SAK dan peraturan perusahaan.
Akuntan diharuskan melindungi kerahasiaan perusahaannya dengan tidak membuat usaha-usaha yang dapat menimbulkan kecurangan.
Pengajar
Pengajar berperilaku taat kepada hukum dan menjunjung tinggi kebutuhan dan hak-hak peserta didik.
Pengajar membuat usaha-usaha yang rasional untuk melindungi peserta didiknya dari kondisi yang menghambat proses belajar.

Sumber : http://reeqhelicious.wordpress.com/


Nama Kelompok :
1. Afdhal NurSyahputa
2. Melinda Afriyanti
3. Yulia Rohmah

Senin, 29 November 2010

pendekatan pengembangan sistem

04.38

Dipandang dari metodologi yang digunakan :
• Pendekatan Klasik (Clasical approach )
Disebut juga pengembangan tradisional / konvensional adalah pengembangan sistem dengan mengikuti tahapan pada system life cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan sistem akan berhasil bila mengikuti tahapan pada system life cycle. Tetapi pada kenyataannya pendekatan klasik tidak cukup digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang sukses dan akan timbul beberapa permasalahan diantaranya adalah :
1. Pengembangan perangkat lunak menjadi sulit.
2. Biaya perawatan atau pemeliharaan sistem menjadi lebih mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
5. Masalah dalam penerapan sistem
• Pendekatan Terstruktur (structured approach )
Pendekatan ini dimulai pada awal tahun 1970, dan dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yg dibutuhkan dalam pengembangan sistem.

Dipandang dari sasaran yang dicapai :
• Pendekatan Sepotong (piecerneal approach )
Pendekatan yg menekankan pada suatu kegiatan / aplikasi tertentu.
• Pendekatan Sistem (systems approach )
Pendekatan yg menekankan pada sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi

Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari Sistem :
• Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach )
Pendekatan dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tsb. (merupakan ciri-ciri dari pendekatan klasik disebut juga data analysis) .
• Pendekatan Atas Turun
Dimulai dari level atas yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sarasan dan kebijaksanaan organisasi , kemudian dilakukan analisis kebutuhan informasi , lalu proses turun ke pemrosesan transaksi (merupakan ciri-ciri dari pendekatan terstruktur disebut juga decision analysis )

Dipandang dari cara mengembangkannya :
• Pendekatan Sistem menyeluruh
Pendekatan yg mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh.
(merupakan ciri -ciri pendekatan klasik )
• Pendekatan Moduler
Pendekatan yg berusaha memecah sistem yg rumit menjadi beberapa bagian / modul yg sederhana (merupakan ciri -ciri pendekatan terstruktur )

Dipandang dari teknologi yg digunakan :
• Pendekatan Lompatan jauh (great loop approach )
Pendekatan yg menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak penggunaan teknologi canggih. Perubahan ini banyak mengandung resiko, juga memerlukan investasi yg besar.
• Pendekatan Berkembang (evolutionary approach )
Pendekatan yg menerapkan perubahan canggih hanya untuk aplikasi yg memerlukan saja, dan akan terus berkembang.

Rabu, 24 November 2010

perbedaan android, symbian, windows mobile dan bada

16.47

Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Kelebihan dan kekurangan android :
Kelebihan:
• Gratis , developer aplikasi tidak perlu membayar untuk membuat aplikasi. Aplikasinya pun ditawarkan gratis.
• Didukung penuh google, artinya pengguna tersinkronisasi langsung dengan Google Account kita, contoh : Gmail, Google Contact, Google Calendar dan Youtube.
• Vendor lebih rajin mengeluarin handset karena mereka tidak perlu bayar ijin pemakaian.
• Pengguna tidak perlu bayar untuk men-donwnload dan meng-install aplikasi di Android.
• Pemakaiannya relatif lebih user friendly.
• Teknologi layar sentuh capasitive (hanya bisa dipakai dengan jari tangan, tidak bisa pakai Stylus) seperti iPhone.
• Stabil, tidak mudah hang.
• Aman terhadap virus.
• Aplikasi game 3D berjalan lancar ini dikarenakan virtual Java machine Dalvik yang dipakai Android lebih baik dalam memanage memory yang didukung oleh Linux (kernel 2.6).
• Konektifitas lengkap dari Bluetooth, WIFI dan GPS yang berguna untuk multiplayer game hingga aplikasi Social Networking Service.
• Aplikasi bisnis ada di Android kecuali aplikasi Microsoft Office.
• Harga yang relatif lebih murah.


Kekurangan:
• Karena masih baru, maka belum banyak aplikasi yg tersedia untuk android, namun tidak menutup kemungkinan bakal bertambah banyak mengingat Android adalah OS open source. Hampir semua aplikasi bisa didapat gratis, dan dapat diunduh melalui fasilitas Android Market dan blog-blog pribadi.
• Bagi orang yg belum pernah memakainya mungkin akan sedikit membingungkan
• ponsel Android kurang nyaman jika dipakai untuk telepon.
• Masih sedikit yg memakai OS ini.
• Android masih mampu sedikit mengimbangi Wndows Mobile untuk terintegrasi dengan Exchange (outlook) server tanpa hambatan.

Symbian

Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Sebelum Nokia mengumumkan pembelian seluruh sisa saham Symbian Ltd. yang tidak dimilikinya pada 24 Juni 2008,[1] Symbian dimiliki Nokia (47,9%), Ericsson (15,6%), Panasonic (10,5%), Samsung (4,5%), Siemens/BenQ (8,4%), Sony Ericsson (13,1%). Versi Symbian yang terbaru adalah Symbian OS v9.5s. Sedangkan ponsel yang paling banyak beredar saat ini menggunakan Symbian OS v6.1s, v7.0s, RV 47 75, v8.OS, dan v9.1s. Nokia Nseries rata-rata menggunakan Symbian OS v9.1s, kecuali Nokia N95 yang menggunakan Symbian OS v9.2s.
Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.

Windows mobile

Windows Mobile adalah salah satu Sistem Operasi mobile Yang di kembangkan oleh Microsoft, dan di desain untuk di gunakan pada Smartphone dan Perangkat Nirkabel lainya. Versi saat ini di sebut ‘Windows Mobile 6.5′. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2 Kernel, dan fitur-fiturnya di kembangkan menggunakan Microsoft Windows API. Windows Mobile di desain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop. Sebagai tambahan, Third party Software Development tersedia untuk Windows Mobile. Pertama kali di rilis sebagai Sistem Operasi Pocket PC 2000, kebanyakan perangkat Windows Mobile di lengakapi dengan Stylus Pen, yang mana di gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar. Microsoft menngumumkan Platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat yang menggunakan Windows Mobile 6.x series tidak dapat di upgrade ke seri Windows 7.
Ada tiga versi Windows Mobile untuk berbagai perangkat keras:
• Windows Mobile Professional berjalan pada ( smartphone ) dengan layar sentuh
• Windows Mobile Standard berjalan pada ponsel dengan layar biasa
• Windows Mobile Classic yang berjalan pada 'Windows perangkat Mobile Classic' ( Pocket PC ).

Bada

Bada yang dalam Bahasa Korea disini berarti "Samudera", akan menjadi platform bebas terbuka untuk dieksplorasi para pengembang software aplikasi atau dengan istilah lainnya Bada adalah sistem operasi terbuka untuk HP atau operating system open mobile platform yang bertugas untuk mengatur dan menjalankan semua fungsi software handphone. Bada mempunyai sifat yang sama dengan system operasi milik Google yaitu Android.
Bada mungkin hanya bisa ditemui pada Ponsel Samsung yang memakai (TouchWiz User Interface). Samsung Bada menawarkan kemudahan serta UI yang intuitif tanpa mengesampingkan efisiensi. Untuk meningkatkan kreatifitas dan interaksi penggunanya, Samsung Bada memiliki flash control, web control, sensor gerakan, kontrol fine - tuned vibration control dan face detection. Juga didukung oleh aplikasi context - aware berbasis sensor gerakan. Dengan menggunakan beragam sensor seperti akselerometer, gerakan miring, cuaca, proksimiti dan sensor aktif, aplikasi yang dapat digunakan pengembang teknologi mengimplementasikan context - aware dengan mudah. Samsung Bada membedakan posisinya dengan mendukung layanan - sentris berbagai fitur seperti jaringan sosial, perangkat sinkronisasi, manajemen konten, layanan berbasis lokasi, dan layanan perdagangan - semua didukung oleh back - end server Bada. Fitur inovatif khusus pengembang ini mendukung pengembang teknologi untuk mengimplementasikan berbagai layanan tanpa upaya tambahan. Basis Bada yang fleksibel membuatnya mudah untuk diterapkan pada berbagai perangkat dibandingkan sistem operasi mobile lain.
Jadi para developer akan sangat mudah menciptakan aplikasi dan layanan. Perangkat ponsel yang berbasis BADA ini juga akan dapat mengakses konten dari toko aplikasi mobile milik Samsung. Bada menjadi OS (Operating System) original besutan Samsung, vendor asal Korea Selatan tersebut tidak ingin meninggalkan OS yang lain seperti Symbian, Windows Phone dan Android.

Senin, 08 November 2010

Jaringan Wireless

00.38

1. Cara kerja jaringan wireless

Wireless LAN menggunakan electromagnetic airwaves (radio atau infrared) untuk menukarkan informasi dari satu titik ke titik lainnya tanpa harus tergantung pada sambungan secara fisik. Gelombang radio biasa digunakan sebagai pembawa karena dapat dengan mudah mengirimkan daya ke penerima. Data ditransmikan dengan cara ditumpangkan pada gelombang pembawa sehingga bisa diextract pada ujung penerima. Data ini umumnya digunakan sebagai pemodulasi dari pembawa oleh sinyal informasi yang sedang ditransmisikan. Begitu datanya sudah dimodulasikan pada gelombag radio pembawa, sinyal radio akan menduduki lebih dari satu frekuensi, hal ini terjadi karena frekuensi atau bit rate dari informasi yang memodulasi ditambahkan pada sinyal carrier.
Multiple radio carrier bisa ada dalam suatu ruang dalam waktu yang bersamaan tanpa terjadi interferensi satu sama lain jika gelombang radio yang ditransmisikan berbeda frekuensinya. Untuk mengextract data, radio penerimanya diatur dalam satu frekuensi dan menolak frekuensi-frekuensi lain. Pada konfigurasi wireless LAN tertentu, transmitter/receiver (transceiver) device, biasa disebut access point, terhubung pada jaringan kabel dari lokasi yang fixed menggunakan kabel standard. Sebuah access point bisa mensupport sejumlah group kecil dari user dan bisa dipakai dalam jarak beberapa puluh meter. Access point biasanya diletakkan pada tempat yang tinggi tapi dapat juga diletakkan dimana saja untuk mendapatkan cakupan yang dikehendaki. End user access wireless LAN menggunakan wireless-LAN adapters, biasa terdapat pada PC card pada notebook atau palmtop computer, atau sebagai card dalam desktop computer, atau terintegrasi dalam hand-held computer.

2. Hardware yang terhubung pada jaringan wireless

> Hardware Access Point + plus
adalah perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router. Bahkan pada model terbaru sudah ditambahkan teknologi Super G dengan kemampuan double transmisi, smart DHCP bagi client network dan hardware standard monitor serta Firewall dan sebagainya. Alat Access point dapat dipasangkan pada sebuah hub, cable modem atau alat lainnya untuk menghubungkan computer dengan WIFI kedalam sebuah network lain.
> PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit..
> USB Wireless Adaptor
Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.
> USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.
> Mini PCI bus adapter
PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.
> PCI card wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.

3. Software yang terhubung pada jaringan wireless

> Wireless Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
> Easy wifi radar
untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.
> Advanced port scanner
dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.

Rabu, 13 Oktober 2010

Tulisan Tentang Telematika

23.52

Pelatihan Internet di PDE

Selasa, 29 Sepetember 2009 Penggunaan Internet telah mengubah pengunaan teknologi informasi. Di berbagai tempat di dunia, akses terhadap informasi menjadi lebih mudah dan murah dengan adanya media Internet ini. Electronic Government (e-Government) mendapat sorotan karena dianggap dapat menjadi pemacu dari penggunaan Telematika. Dikaitkan dengan otonomi daerah, maka kita akan melihat bahwa peranan Telematika menjadi penting bagi Pemerintah Daerah. Berbagai aktivitas dari Pemerintah Daerah terkait dengan informasi. Contoh dari “komoditas informasi” antara lain: • Sertifikat (akte kelahiran, tanah, dll.) • Perijinan (perusahaan, dll.) • Koordiniasi (antar departemen, biro, dengan Pemerintah Pusat, dsb.) • Hubungan masyarakat (public relation, informasi tentang kemampuan daerah, investasi, dll.) • Ivent Kalender Pemkab Sama halnya dengan kebutuhan individual, maka perlu diteliti juga kebutuhan informasi yang terkait dengan Pemerintah. Dari kebutuhan informasi tersebut baru dapat kita diidentifikasi aplikasi yang terkait. Aplikasi tidak semuanya membutuhkan transaksi.

Banyak aplikasi yang sekedar memberikan jawaban terhadap pertanyaan (query). Namun jumlah dari pertanyaan dan jawaban ini bisa banyak sehingga dapat dilayani dengan menggunakan aplikasi Telematika, seperti dengan membuat situs web. Sebagai catatan, beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia sudah membuat situs web. Pada akhirnya, penggunaan Telematika ini dapat meningkatkan pelayanan Pemerintah terhadap masyarakat, yang merupakan tugas utama dari Pemerintah. Masih banyak kendala yang dihadapi dalam rangka mengimplementasikan atau mengaplikasikan Telematika pada Pemerintahan Daerah. Salah satu kendala utama yang ada di Indonesia adalah adanya keterbukaan atau transparansi. Tanpa adanya komitmen dari Pemerintah, maka penggunaan Telematika akan menjadi sia-sia. Kendala lain yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) setempat yang dapat mendukung kegiatan bisnis, ekonomi, dan Pemerintahan Daerah. Masalah ini menjadi sensitif jika dikaitkan dengan masalah seputar prioritas terhadap “putra daerah”. Penerapan Telematika dapat membantu Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kemampuan putra daerah dengan kemudahan mendapatkan informasi dari mana saja di seluruh dunia. Sebagian bantuan dan konsultasi dapat dilakukan melalui Internet tanpa perlu mendatangkan konsultan asing.
Jika dilihat dari sudut pandang ini, maka penerapan Telematika secara politis menjadi sangat penting. pelatihan yang diadakan Pemerintah Padang Pariaman ini sangat bermanfaat sekali untuk meningkatkan kualitas SDM di masing-masing SKPD-SKPD, Dinas, Kantor, Bagian-Bagian di lingkungan Pemerintahan Daerah Padang Pariaman. Ini merupakan langkah terbaik Pemerintahan Padang Pariaman untuk menghidupkan kembali semangat dan meningkatkan sumber daya manusia dalam pengenalan Situs web Pemerintah Daerah yang dapat dikatakan sebagai salah satu media informasi dan komunikasi dari suatu Pemerintah Daerah kepada masyarakat/publik mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan daerah bersangkutan. Bentuk penyajian informasi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi komunikasi (Information Comummnication Technology), yaitu perubahan dari bentuk buku (publikasi konvensional) ke bentuk publikasi elektronik (media baru) melalui internet. beberapa materi yang kami dapatkan dalam pelatihan ini adalah sebagai beriku : Mengapa perlu dibuat situs web Pemerintah Daerah ? Situs web Pemerintah Daerah merupakan salah satu strategi didalam melaksanakan pengembangan e-government secara sistematik melalui tahapan yang realistik dan terukur. Berdasarkan sifat transaksi informasi dan pelayanan publik yang disediakan oleh Pemerintah Daerah melalui jaringan informasi, pengembangan e-government dapat dilaksanakan melalui 4 (empat) tingkatan, yaitu : Tingkat 1 – Persiapan - Pembuatan situs web sebagai media informasi dan komunikasi pada setiap lembaga. - Sosialisasi situs web untuk internal dan publik. Tingkat 2 – Pematangan - Pembuatan situs web informasi publik yang bersifat interaktif. - Pembuatan antar muka keterhubungan dengan lembaga lain. Tingkat 3 – Pemantapan - Pembuatan situs web yang bersifat transaksi pelayanan publik. - Pembuatan interoperabilitas aplikasi dan data dengan lembaga lain. Tingkat 4 – Pemanfaatan - Pembuatan aplikasi untuk pelayanan yang bersifat Government to Government (G2G), Government to Business (G2B), Government to Consumers (G2C).
Apa yang dimaksud dengan situs web Pemerintah Daerah ? Situs web Pemerintah Daerah dapat dikatakan sebagai salah satu media informasi dan komunikasi dari suatu Pemerintah Daerah kepada masyarakat/publik mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan daerah bersangkutan. Bentuk penyajian informasi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi komunikasi (Information Comummnication Technology), yaitu perubahan dari bentuk buku (publikasi konvensional) ke bentuk publikasi elektronik (media baru) melalui internet. Untuk apa situs web Pemerintah Daerah dibuat ? Pembuatan situs web Pemerintah Daerah mempunyai sasaran agar masyarakat Indonesia dapat dengan mudah memperoleh akses kepada informasi dan layanan Pemerintah Daerah, dan ikut berpartisipasi di dalam pengembangan demokrasi di Indonesia dengan menggunakan media internet dan teknologi lain yang akan muncul di kemudian hari.

Situs web Pemerintah Daerah dibuat sesuai dengan keinginan pemerintah di dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat yaitu : 1) perolehan informasi secara mudah, benar, adil, dan luas cakupan; 2) penyebarluasan informasi melalui media elektronik yang meliputi : - semua bahan yang telah diterbitkan atau bahan-bahan yang telah berada di luar perlindungan hak cipta (boleh diketahui oleh umum); - semua informasi yang dibuat dan dikumpulkan sesuai undang-undang (tunduk kepada pertimbangan-pertimbangan kepekaan komersial dan rahasia pribadi); - semua dokumen yang diperlukan bagi kepentingan masyarakat. Situs Web Pemerintah Daerah dimaksudkan untuk diterapkan dan digunakan pada instansi-instansi Pemerintah Daerah yang secara teratur berhubungan satu sama lain, serta harus memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat. Apa yang diharapkan dari pembuatan suatu situs web Pemerintah Daerah ? Situs web Pemerintah Daerah merupakan ‘jendela’ informasi dari suatu Pemerintah Daerah, sehingga diharapkan mempunyai kualitas tinggi, mudah di dalam pengaksesan, dan insklusif, serta menampilkan citra yang berkaitan dengan kegiatan Pemerintah Propinsi, Kabupaten, dan Kota. Isi dan desain penampilan suatu situs web Pemerintah Daerah dapat bervariasi, tetapi fitur-fitur teknis dan manajemen praktis yang baik tidaklah banyak berbeda antara satu pengelola dengan pengelola lain.

Masalah apa yang perlu diperhatikan dalam membangun situs web Pemerintah Daerah ? Terdapat lima masalah yang perlu diperhatikan di dalam membangun dan meng-implementasi-kan strategi publikasi online, yaitu : • kegunaan – untuk keperluan apa suatu situs web Pemerintah Daerah dibuat ? • tanggung jawab – siapa pemilik situs web dan siapa yang bertanggung jawab ? • manajemen situs – bagaimana cara pemberian dan permintaan layanan ? • isi – bagaimana materi disediakan, dipelihara, dan dipresentasikan dalam bentuk online ? • pemutakhiran dan pemeliharaan – bagaimana cara melakukan pemantauan (penggunaan dan penampilan) dan pemutakhiran informasi pada situs web ? Bagaimana hubungan situs web Pemerintah Daerah dengan organisasi pemerintahan ? Suatu hal penting yang harus disadari bahwa keberadaan situs web Pemerintah Daerah yang dibuat, merupakan suatu bagian integral dari organisasi pemerintahan. Semua unit yang ada pada organisasi hendaknya memperhatikan bagaimana mereka dapat menggunakan internet sebaik-baiknya untuk berkomunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat pengguna internet. Instansi Pemerintah Daerah harus membantu perkembangan tingkat kesadaran dan pemahaman yang tinggi bagi seluruh aparat pemerintah mengenai pemanfaatan internet pada organisasi pemerintahan.

Kemampuan internet untuk memberi dan menerima informasi perlu dipahami sebagai suatu keterampilan inti dari informasi dan komunikasi. Diharapkan sebanyak mungkin aparat pemerintah dapat membaca situs yang dibuat oleh Pemerintah Daerah setempat. Siapa yang menangani manajemen situs web Pemerintah Daerah ? Manajemen informasi saat ini cenderung kearah publikasi elektronis dan meninggalkan pelayanan secara konvensional (non elektronik). Kehadiran teknologi media online menyebabkan perlunya seorang eksekutif yang menangani manajemen secara keseluruhan pada tingkat tertinggi. Situs web yang efektif merupakan salah satu strategi yang harus dijalankan oleh organisasi yang bergerak di bidang media online. Manajemen situs akan lebih baik dan lebih lugas jika terdapat keterpaduan antara penerbitan elektronik dengan unit-unit di lingkungan Pemerintah Daerah yang materinya disajikan melalui situs web bersangkutan. Di dalam strategi pembuatan situs web, penting untuk memastikan bahwa berbagai tugas manajemen yang diperlukan bagi pengelolaan situs yang efektif telah ter-identifikasi, dan tanggung jawab pelaksanaan telah teralokasi serta dipahami dengan jelas. Bagaimana struktur organisasi manajemen situs web Pemerintah Daerah ? Adanya kompleksitas pada publikasi secara elektronik dan bertambahnya kepentingan Pemerintah Propinsi, Kabupaten, dan Kota untuk memberikan informasi kepada masyarakat, maka diperlukan suatu organisasi yang tidak hanya terdiri dari webmaster saja, melainkan meliputi: - Pelindung (Pimpinan Daerah) - Penanggungjawab situs web Pemerintah Daerah (eselon tertinggi di daerah) - Manajer Situs (eselon satu tingkat dibawah eselon tertinggi di daerah) - Tim Pengelola yang melakukan pemantauan pemeliharaan standar-standar situs, terutama tanggungjawab pemasukan informasi yang tersebar luas di dalam organisasi pemerintahan. - Tim Pengarah (para eselon tertinggi di daerah) - Tim Asistensi (para eselon satu tingkat dibawah eselon tertinggi di daerah, mewakili unit-unit kedinasan yang ada di daerah) Struktur organisasi, ukuran, dan jumlah tim yang terlibat pada suatu pengelolaan situs web pemerintah akan bervariasi tergantung pada kebutuhan organisasinya. Bagaimana isi dan desain situs web Pemerintah Daerah ? Unsur terpenting dari sebuah tampilan yang efektif di internet adalah isi dan desain yang baik dan menarik. Organisasi yang ada di Pemerintah Daerah hendaknya mengembangkan situs-situs dengan isi yang selalu baru serta ditulis dengan baik, jelas, dan singkat yang memenuhi kebutuhan masayarakat luas, serta mudah diakses. Suatu informasi yang mutakhir yang dipublikasikan di internet hendaknya bersamaan dengan publikasi yang ada di media lain. Sebuah situs web Pemerintah Daerah mempunyai persyaratan minimal untuk isi situs. Pengelola situs web harus mampu menentukan apa yang diharapkan oleh para pengguna mengenai apa yang seharusnya ada di website. Organisasi-organisasi yang ada di pemerintahan sendirilah yang akan menentukan bagaimana sebaiknya mengatur isi dengan memperhatikan masyarakat pengguna situs web bersangkutan. Analisis dan pengetahuan mengenai masyarakat pengguna untuk sebuah situs web adalah penting, karena adanya kemungkinan perbedaan yang cukup besar antara masyarakat untuk bagian-bagian situs yang berbeda, atau untuk situs-situs yang berbeda di dalam sebuah tingkat organisasi pemerintahan. Pada saat merencanakan dan mengembangkan situs web Pemerintah Daerah, sebaiknya dilakukan riset pasar yang dilakukan berulang kali Apa isi minimal situs web Pemerintah Daerah ? Berdasarkan hasil pengamatan pada sejumlah website Pemerintah Daerah (sekitar 90 buah), dan juga hasil Jajak Pendapat terhadap para pengelola situs website Pemerintah Daerah, isi minimal yang perlu ada pada setiap situs web Pemerintah Daerah adalah : - Selayang Pandang Menjelaskan secara singkat tentang keberadaan Pemerintah Daerah bersangkutan (sejarah, motto daerah, arti lambang, lokasi). - Pemerintah Daerah Menjelaskan struktur organisasi yang ada di Pemerintah Daerah bersangkutan (eksekutif, legislatif) beserta nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah. Jika memungkinkan, biodata dari Pimpinan Daerah dimasukan pada situs web agar masyarakat luas mengetahuinya. - Geografi Menjelaskan tentang keadaan topografi, demografi, cuaca dan iklim, sosial dan ekonomi, budaya dari daerah bersangkutan. - Peta Wilayah dan Sumberdaya Menyajikan batas administrasi wilayah dalam bentuk peta wilayah (sebaiknya digunakan peta referensi yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional – Bakosurtanal, www.bakosurtanal.go.id), dan juga sumberdaya yang dimiliki oleh daerah bersangkutan dalam bentuk peta sumberdaya untuk dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh para investor. - Peraturan/Kebijakan Daerah Menjelaskan Peraturan Daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersangkutan. Melalui situs website Pemerintah Daerah inilah semua Perda yang telah dikeluarkan dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas.

Sumber : http://www.padangpariamankab.go.id/contents.php?cid=301

C. Tren Ke Depan Telematika

02.40

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

sumber :
http://code86.wordpress.com/2009/10/09/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika/

B. Perkembangan Telematika

02.38

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya. Pada saat ini ilmu Telematika banyak dipergunakan untuk peralatan komunikasi antara perangkat keras yang satu dengan yang lain dengan menggunakan tehnologi nir kabel, untuk fungsi-fungsi telematika seperti ini sering dipergunakan untuk : pengaksesan internet, pengiriman /penerimaan email,download digital audio dan video, maupun untuk navigasi (GPRS) yang menghubungkan antara perangkat handphone,pda,car system dengan komputer. Hal yang disebutkan diatas adalah beberapa tehnologi/perangkat dengan bantuan “TELEMATIKA” dan masih banyak hal-hal yang lain yang dapat dilakukan lagi. Industri Telematika tidak dapat dibatasi, beberapa hal lain yang sedang dikembangkan dan dipelajari dengan tehnologi Telematika adalah polusi air dan udara,informasi kesehatan dan hal-hal lainnya lagi.
Perubahan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Kemampuan berpikir dan berinteraksi antar sesama dalam proses yang panjang, menghasilkan peradaban. Beberapa ilmuan telah membuat pembabakan atau periodisasi peradaban manusia, salahsatunya adalah Alvin Toffler.

Menurut Toffler, peradaban manusia terdiri dari tiga zaman. Pertama adalah zaman pertanian, zaman industri, dan yang ketiga adalah zaman informasi. Zaman pertanian mencakup aktivitas manusia sejak mulai berburu dan meramu, sampai dengan bertani menetap. Berubahnya aktivitas food gathering menjadi food producing.

Revolusi industri yang dilanjutkan dengan dibangunnya pabrik-pabrik berskala menengah dan besar, adalah wilayah kajian zaman industri. Zaman ini mulai ditandai dengan adanya perubahan, yaitu tenaga manusia digantikan oleh mesin. Berbagai sektor kehidupan baru secara massal bermunculan, seperti bisnis, transportasi, dan pendidikan. Tahun 2000, zaman informasi telah mengguncang dunia, bahkan lebih dahsyat dari yang pernah dibayangkan.

Zaman informasi ini, menegaskan bahwa jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penghambat dalam hubungan antara manusia atau antar lembaga usaha. Berbagai informasi dapat diakses dengan mudah sekaligus cepat. Setiap perkembangan dapat diikuti dimanapun berada. Istilah "jarak sudah mati" atau "distance is dead" makin lama makin nyata kebenarannya. Zaman informasi menyebabkan jagad ini menjadi suatu "dusun semesta" atau "global village".

Zaman informasi yang sudah berkembang sedemikian rupa seperti sekarng ini, hanya mungkin dengan adanya dukungan teknologi. Teknologi inilah yang menyampaikan beragam dan banyak informasi. Teknologi telematika (selama beberapa dasawarsa ini) telah berkembang sehingga mampu menyampaikan (mentransfer) sejumlah besar informasi.

Sementara itu, di Indonesia, perkembangan telematika masih tertinggal apabila dibandingkan dengan negara lain. Cina misalnya, kini sudah dapat mendahului republik ini dalam hal aplikasi komputer dan internet, begitupula Singapura, Malaysia, dan India yang jauh meninggalkan Indonesia. Tampaknya masalah political will pemerintah yang belum serius, serta belum beresnya aturan fundamental adalah penyebab kekurangan tersebut. Contoh nyatanya ialah penutupan situs porno dan situs yang menyajikan film fitnah menyusul dengan disetujuinya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik pada medio 2007 dan awal tahun 2008, oleh Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo).

Keadaan ini merupakan realitas objektif yang terjadi di Indonesia sekarang, tidak termasuk wilayah yang belum tersentuh teknologi telematika, semisal Indonesia Timur yang masih terbatas pasokan listrik. Amat mungkin, beberapa bagian dari wilayah tersebut belum mengenal telematika.
Bangsa Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan bangsa lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi.

Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya.

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

sumber :
http://e-majalah.com/0508sucipto.html

A. Definisi Telematika

02.33

Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Sementara itu definisi asli dari TELEMATIC :
“The integrated use of telecommunications and informatics, also known as ICT (Information and Communications Technology). More specifically it is the science of sending, receiving and storing information via telecommunication devices. “

Sumber :
http://www.total.or.id/info.php?kk=Telematika
dan wikipedia

Sabtu, 15 Mei 2010

Commentar tentang Video

00.26

Roberto Carlos pepsi commercial

Dari cerita yang ditampilkan dengan awal seorang anak kecil yang memberikan hormat saat meminta tanda tangan dan diikuti oleh Roberto Carlos sang pemain sepak bola ketika ingin melakukan tendangan bebasnya, memeberikan pesan bahwa dengan bersikap saling menghormati akan membawa kita pada kemenangan.


Nike Advert - Cantona vs The Devil

Dari cerita yang ada pada video tersebut memberikan pesan bahwa kecurangan dan ketidakjujuran tidak akan membawa seseorang pada suatu keberhasilan melainkan akan membawa pada kekalahan semata, namun dengan sikap jujur dan terus berusaha akan membawa seseorang pada keberhasilan walaupun dalam menuju keberhasilan tersebut akan menemukan banyak rintangan.

Minggu, 09 Mei 2010

Resensi Novel Charlie Si Jenius Dungu

03.05

Judul buku : Charlie Si Jenius Dungu
Penulis : Daniel Keyes
Penerbit : UFUK
Cetakan I : Maret 2009
Cetakan II : Mei 2009
Cetakan III : Agustus 2009
Tebal : 457 hal

Terlahir dengan IQ dibawah rata – rata bukanlah keinginan setiap orang. Dimana dengan IQ yang dibawah 100 membuat seseorang tidak dapat mengerti tentang sesuatu hal yang dilakukannya atau segala hal yang berada dilingkungan sekitarnya. Tingkah laku seseorang yang mengalami hal seperti ini cenderung bersikap seperti anak – anak yang belum mengerti apa – apa walaupun usianya sudah menginjak dewasa Ia akan tetap menjadi seorang yang polos yang tidak mengerti apapun.
Dalam buku novel yang berjudul Charlie Si Jenius Dungu ini menggambarkan suatu perjalanan hidup seorang anak laki – laki yang terlahir hanya dengan IQ 68. Dimana Ia mendapat perlakuan tidak adil dari orang tuanya yang merasa malu karena mempunyai anak seperti Charlie selain itu Ia juga harus selalu menjadi bahan olokan orang – orang atas kebodohannya. Namun penderitaan yang dialami Charlie tidak semata – mata membuat Ia putus asa, hingga akhirnya Ia berusaha bagaimana caranya Ia menjadi pandai seperti layaknya orang – orang normal lainnya.
Buku ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang pria bernama Charlie yang terlahir dengan IQ 68 yang terbuang dari keluarganya hingga akhirnya Ia di asuh oleh seorang yang mempunyai toko roti bernama Paman Doner dan memperkerjakannya disana. Hingga pada suatu hari seorang dokter dan proffesor yang pernah melakukan percobaan mengoperasi seekor tikus hingga menjadi tikus yang jenius menawarkan Charlie untuk melakukan operasi serupa hingga Ia bisa menjadi jenius seperti tikus yang diberi nama Algernoon. Akhirnya operasi pun berjalan lancar dan dengan keseriusan dan kerja kerasnya mempelajari segala hal, Charlie pun berubah dari Charlie si dungu menjadi Charli si jenius. Namun kejeniusan yang dimilikinya tidak kelak membuat Ia disukai oleh banyak orang seperti yang Ia harapkan selama ini yaitu diperlakukan layaknya manusia normal dan disenangi oleh banyak orang. Dan karena kejeniusan yang dimilikinya secara tiba – tiba pun Ia harus kehilangan pekerjaanya ditoko roti dan teman – temanya. Hingga akhirnya kejeniusan yang dimilikinya perlahan menghilang dan Charlie pun kembali menjadi Charlie yang dahulu sebelum dioperasi yaitu Charlie si pria dungu yang baik dan polos. Dengan kembalinya Charlie seperti yang dulu menyadarkan Charlie bahwa Ia lebih baik menjadi Charlie seperti ini dimana hidupnya terasa tenang serta Ia dapat kembali bekerja di toko roti Paman Donner dan kembali berkumpul dengan teman – temanya.
Dalam novel ini memberikan motivasi yang baik bagi orang – orang diluar sana yang mengalami nasib serupa seperti charlie dimana orang yang mempunyai IQ hanya 68 dapat menjadi pandai berkat usaha dan kerja keras serta keyakinan yang kuat. Dan bukan berarti dengan keterbelakangan seperti ini dapat membuat seseorang hidup sendiri tetapi masih ada yang ingin berteman dengannya. Selain itu banyak lagi pelajaran yang dapat kita petik dari cerita ini bahwa hidup apa adanya menjadi diri sendiri walaupun berkekurangan lebih baik dari pada hidup dengan berbagai kelebihan akan tetapi merubah diri menjadi orang lain dan sesuatu yang didapat dengan cara instant tidak akan mendapatkan hasil yang sempurna dan kekal.
Buku karya Daniel Keyes seorang penulis Bestseller The Minds of Billy Miligan ini terjual lebih dari 5 juta kopi dan meraih HUGO AWARD dan NEBULA AWARD. Buku ini diawal – awal cerita terdapat banyak kata – kata dengan penulisan yang salah, ini merupakan tulisan dari tokoh utama dalam novel ini yang berusia 32 tahun dengan IQ yang sangat rendah, yang awalnya tidak mampu menuliskan kata – kata dengan benar. Cerita dalam novel ini dituliskan berdasarkan bentuk Laporan kemajuan yang secara bertahap akan terlihat perubahan demi perubahan kecerdasan seorang Charlie yang dilihat dari Laporan kemajuan yang ditulis olehnya.

By : Melinda Afriyanti

Senin, 29 Maret 2010

Tugas wawancara

20.06

Tokoh pendidikan terpadu Syaykh AI-Zaytun Dr AS Panji Gumilang mengatakan dalam rangka memeringati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei 1908-2008) semua elemen bangsa harus memberi solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang tengah dihadapi bangsa ini.

Sudah seratus tahun, apa yang telah kita perbuat? Yang bisa menjawab, ya masing-masing," kata tokoh pendidikan bervisi demokrasi, toleransi dan perdamaian, ini dalam percakapan dengan Wartawan Berita Indonesia, 12 Mei 2008. Menurut pemangku pendidikan berbasis (semangat) pesantren tapi bersistern modern ini, sesungguhnya kebangkitan nasional itu adalah kebangkitan pendidikan. "Ayo kita tata pendidikan ini lebih baik dari hari ini. Nah, itu ciri bangkit, " kata pendiri dan pemimpin Ma'had AI-Zaytun ini.

Tokoh yang sangat enerjik ini juga mengungkapkan tentang politik bersepeda, dalam hubungannya dengan kepemimpinan dan kebangkitan nasional. "Sepeda itu harus dipegang oleh pengendaranya. Power-nya itu dari pemimpinnya (pengendara). Itu politik bersepeda. Kalau man mengendarai dan mengendalikan kekuatan dahsyat, sepeda itu dahsyat, maka dinamakan bicycle. Cycle, cycling yang terns bergerak (putaran)," katanya. Selain itu, dia juga menegaskan sikapnya: "Simbol saya demokrasi perdamaian tanpa senjata," katanya ikhlas dan berterimakasih tatkala dihadiahi rencong.

Berikut ini kami sajikan petikan wawan¬cara dengan tokoh yang sangat berkomitmen membangun Indonesia yang kuat, hidup dalam zona demokrasi dan perdamaian Berta mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini.

Syaykh banyak berbicara mengenai kebangkitan nasional. Kebangkitan nasional sudah seabad tapi rasanya keadaan bangsa ini masih begitu-begitu saja?
Makanya kita bertanya apa yang telah kita perbuat, itu saja. Sudah seratus tahun, apa yang telah kita perbuat? Yang bisa menjawab, ya masing-masing. Kalau masing-masing menjawab dengan perbuatan, baru kita bisa mengatakan bangsa ini bangkit.

Lalu kalau begitu masalahnya, siapa yang akan memberi solusi?
Oh, semua elemen bangsa harus memberi solusi. Kebangkitan nasional itu sesung¬guhnya kebangkitan pendidikan. Sebab, dulu tatkala kita masih menjadi bangsa Hindia Timur, ada politik etis kan? Terjadilah pendidikan. Dari situlah bangkit. Jadi kebangkitan nasional adalah kebang¬kitan pendidikan nasional. Jika ditanya siapa yang menbangkitkan ? Ya, memang pemerintah dulu.

Apa pesan Syaykh dalam rangka satu abad kebangkitan nasional?
Ayo kita tata pendidikan ini lebih baik dari hari ini. Nah, itu ciri bangkit. Mengapa sekarang kita masih mengalami "ABCD", seperti dikatakan orang belum mencapai sasaran? Pendidikannya belum sempurna. Dan berbahagialah orang yang merasa tidak bangkit-bangkit walaupun dirinya mempunyai kemajuan. Tapi celaka bagi orang yang masih belum bisa merangkak pun sudah mengatakan bangkit.

Sama seperti Indonesia sekarang?
Jangan disamakan. Siapa saja.

Kan sudah 100 tahun. Tapi nggak bangkit-bangkit tapi merasa bangkit?
Bahagia kita, artinya, masih merasa yang tidak bangkit ini. Ada kebahagiaan. Artinya, menurut orang itulah yang bangkit itu. Tapi kalau masih seperti belum bangkit namun mengatakan sudah bangkit, celaka ini. Contohnya, pintu gerbang pertama saja kebanjiran dua kali sebelum setahun. Jadi angkatan lautnya pindah ke darat. Jadi untuk memperbaiki nasib bangsa kita nanti, pendidikan harus ditata, pangan ditata, keamanan ditata.

Pemimpin sudah melakukan apa yang dilakukannya. Tapi warga juga kan harus bergerak. Syaykh melihat bagaimana pergerakan masyarakat ini untuk bangkit atas inisiatifnya sendiri?
Itulah yang harus dididikkan panjang. Seperti bangsa Belanda dulu mendidik bangsa Hindia Timur ini supaya bangkit dimodali 3 M (membaca, menulis, menghitung). Nggak banyak itu modalnya. Membaca, setelah kamu bisa membaca ABCD, bacalah Indonesiamu ini. Setelah itu, menulis. Tulislah apa yang ada ini, baru kalkulasikan (menghitung) apa yang ada ini. Tiga modal An saja bisa membangkitkan Soekarno-Hatta berproklamasi, bisa membangkitkan segala macam. Sekarang harusnya bisa membangkitkan yang lain lagi dengan 3M tadi.

Selain pendidikan tadi, supaya kita bergerak bangkit lebih baik, apa yang lainnya?
Iya itu, start-nya dari situ (pendidikan). Sehingga nanti karena membaca, menulis dan menghitung, ini koq lambat, oh kurang asupan. Asupannya diperbanyak. Tapi memang ada satu tanda yang sekonyong-konyong bisa tedadi di Indonesia belakangan ini. Sebelum ada pengu¬muman beras naik, Indonesia kan masih mengimpor. Waktu beras masih US$ 400, mengimpor kekurangan sekian. Apalagi akibat banjir, panen kurang. Tapi, begitu beras dinyatakan US$ 700 sampai US$ loon lebih, tiba-tiba kita surplus. Kok bisa secepat itu? Terns langsung man mengekspor. Nah, ini suatu bukti, bahwa tidak memiliki kesiapan. Murah mengimpor, mahal mengekspor, sambil sekonyong-konyong data itu dari minus menjadi surplus.

Jadi bagaimana kalau kita dimenej orang seperti itu?
Ya diubah. Masyarakat bangsa ini merubah.

Tapi maunya, Syaykh menjadi pemimpin nasional?
Tidak seperti begitu merubah itu. Proses masyarakat bangsa Indonesia inilah yang akan menentukan perubahan itu.

Tapi kan perlu akselerasi?
Akselarasi dan tidak akselerasi itu juga sebuah proses. Belum tentu akselerasi itu bisa mempercepat. Satu bukti, sepuluh tahun yang dinamakan reformasi. Orang¬-orang masih bertanya apa hasil reformasi. Nah ini juga begitu. Maka proses ini harus berjalan terus. Harus diubah terus. Yang merubah itu bukan seketika berproses. Nah kita sudah memiliki sarana perubahan itu yakni demokrasi. Harus disadarkan bangsa ini.

Tapi kan pemimpinnya yang memegang peranan strategis?
Ya. Nanti kalau diganti juga berubah lagi. Sama halnya tatkala UUD 1945, itu kan susahnya setengah mati untuk dirubah waktu itu. Begitu dirubah, lima kali sekaligus. Itulah proses bangsa seperti itu.

Proses konstitusional yang teler itu?
Itu kan yang terjadi di Indonesia. Satu lagi, betapa satu dekrit atau statement bahwa dwifungsi ABRI mutlak. Namun lepas begitu saja. Betapa kuatnya Pak Harto yang didukung sampai segala sesuatu adalah berdasarkan petunjuk bapak presiden. Tapi kan dia yang merubah. Itulah proses masyarakat bangsa Indonesia.

Ini susahnya, bagaimana kalau nggak ada komitmen yang dipegang?
Tidak susah. Artinya, ada perubahan itu. Segala perubahan demi perubahan tidak sekaligus menjadi yang kita harapkan. Siapa tahu dalam perubahan berikutnya.

Ya, tapi perlu juga konsistensi dalam memandang sesuatu sehingga bangsa itu dapat dibawa dalam satu tujuan yang dari awal dipersiapkan. Tapi kalau tidak konsisten dan berhenti-berhenti, bagaimana pembentukan bangsanya?
Ini tidak berhenti, proses berubah.

Walaupun lama ya?
Lama itu tidak ukuran. Dan cepat pun tidak ukuran.

Tapi itulah arti pemimpin. Pemim¬pin yang menjadi pusat, pemegang kendali strategis?
Oh ya! Bangsa Indonesia 50 Tahun, hanya dipimpin dua presiden. Tapi sepuluh tahun lima presiden. Normal-normal saja, kan.

Teler itu?.
Ya lepaskan, apa bahasanya itu. Itu kan masing-masing punya bahasa yang bisa untuk mengalamatkan.

Ada yang tanya, seorang jurnalis, dia tahu kalau kami sering ke Al Zaytun. Syaykh kabarnya man disandingkan dengan Wiranto, katanya begitu. Baru kami dengar. Benar tidak?
Oleh siapa, tanya dong. Cari dulu, tanya siapa yang akan menyandingkan.

Itulah yang dia dengar informasinya. Bagi wartawan, suatu kecenderungan adalah fakta. Ada kecenderungan ke situ kali?
Tanya kepada yang menginformasikan. Kan sudah saya katakan tadi. Kalau ada apa-apa di Al-Zaytun kan bukan siapa-siapa yang tahu duluan, wartawan Berita Indonesia yang tahu duluan. Wartawan Zaytun belum tentu tahu duluan.

Tapi, baik juga kali itu?
Menurut siapa?

Paling tidak menurut kami !.
Terserahlah. Kalau ada pandangan me¬nurut saya baik, jangan pernah ditutup pandangan orang lain.

Kami senang mendengar berita itu.
Sedih pun tidak apa-apa.

Walaupun dia hanya sekadar bertanya, niatnya untuk menyelidiki pun terserah, tapi bertanya saja menurut saya sesuatu hal yang baik. Tapi, kalau itu diusulkan oleh banyak orang, bagaimana Syaykh menyingkapi?
Itu kalau. Kalau tidak, bagaimana? Kalau saja ditanggapi.

Kembali ke kebangkitan. Tadi Syaykh bilang pendidikan sebagai motor penggerak, dan Al-Zaytun sedang memulainya, dalam delapan tahun ini sudah bergerak. Kebangkitan Indonesia seperti apa yang diimpikan di lembaga. pendidikan Al-Zaytun?
Kita punyai nilai-nilai dasar negara. Yang oleh banyak orang dikatakan Pancasila. Nilainya apa? Ya pendidikan itu sifatnya rohaniah dan jasmaniah, pembangunan fisik. Mewujudkan suatu kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ini cita-citanya kebangkitan nasional itu. Yang lain-lain sudahlah tidak menjadi masalah. Pokoknya yang penting terakhir, mewujudkan kesejahteraan sosial.

Terus langkah-langkah itu harus dikonkritkan?
Oh iya tentu. Tapi kan ide besarnya itu. Bukan lagi sekadar menghafal Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan/Perwakilan, Persatuan Indonesia, tapi lebih lagi wujudkan Kesejahteraan Social untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Kita sudah harus bersatu untuk menata itu semua. Mulai dari pendidikan, kemudian pem¬bangunan fisik dan pembangunan non¬fisik. Dan semua melibatkan bangsa. Dan semua berbasis lokal, sehingga Bhineka Tungal Ika terwujud.
Kemudian ke depan, menggaris-bawahi negara persatuan ini, Persatuan Indonesia. Kemudian memandang kembali, sudah betulkah otonomi ini. Otonomi sama dengan merdeka. Satu sisi tidak pernah mengenal satu kebebasan daerah dengan bahasa sentralisasi. Satu sisi memberikan kebebasan seluas-luasnya dengan bahasa otonomi. Antagonistic, paradoks. Maka yang diwujudkan nanti desentralisasi seluas-luasnya. Baru terciptalah nanti perwujudan suatu kese¬jahteraan bagi seluruh masyarakat Indo¬nesia. Kalau desentralisasi, seluruhnya menerima. Tapi kalau federasi ada mung¬kin yang tidak menerima. Begitu pula serikat mungkin ada yang tidak menerima. Desentralisasi, karena itu suatu ide besar dari awal, semua bisa terima. Tapi otonomi sangat bahaya. Otomomi itu merdeka.

Desentralisasi dalam rangka persatuan ya?
Iya, dalam rangka persatuan. Persatuan saja. Dan tidak melanggar nilai-nilai dasar negara.

Kalau dikaitkan dengan proses demokratisasi yang sedang bertumbuh?
Ya bagus.

Dengan tuntutan otonomi?
Otonomi seperti apa? Desentralisasi. Mana ada boleh otonomi. Desentralisasi seluas-luasnya.

Yang Sekarang terjadi, ada tuntutan otonomi.
Itulah karena memang dibukakan keran otonomi. Bertentangan dengan ide besar. Tadi kan kita katakan, otonomi itu berbahaya.

Filosofinya persatuan?
Persatuan. Persatuan itu bisa diwujudkan desentralisasi, daerah-daerah memiliki kekuatan masing-masing, berbagai macam. Tetapi dalam persatuan Indonesia.

Kan begitu nilai-nilai dasarnya? Mengapa melenceng jauh?
Kita membela sebuah nama yang tidak pernah dicatat pada UUD. Di Preambule itu, nilai-nilai dasar itu tidak pernah disebut dengan singkatan Pancasila. Ketuhanan yang maka esa disebut. Kemanusian yang adil dan beradab. Dasar begitu saja. Sekarang dicetuskan, Pancasilanya dike¬depankan seakan-akan itulah jiwa. Tapi substansinya dilupakan banyak orang. Ayo sebutkan satu-satu, nggak tau. Sama sekali dalam Preambule itu tidak disebutkan bahasa itu. Mengapa yang itu yang jadi merakyat dan populer? Bukan lima dasar itu.

Jadi nilai-nilainya yang terpenting?
Mustinya nilai-nilai dasar. Jadi kok tidak pernah disebut. Mengapa kok jadi sebutan yang sangat sakral.

Mencari aman saja kali?
Ya, iyalah. Tapi mestinya fair dong. Kalau tidak disebut mestinya jangan marah. Undang-undang dasar saja nggak menyebut.

Kalau tidak disebut pun, tapi nilai-nilainya dijalankan?
Ya, iyalah nilai-nilainya dijalankan. Demokrasi pakai diembel-embeli Demokrasi Pancasila. Sudah dalam UUD dasarnya tidak ada, kalau mau masuk dan ubah itu preambule, kan tidak boleh diubah toh?
Sudah tidak konsekuen lagi. Dulu Indonesia itu toleransinya tinggi, kalau duduk satu meja begini, Bukan ini dari Bangladesh, Myanmar, Kamboja , Ini apa, itu apa, tidak! Itu menunjukkan bahwa Indonesia dulu itu terbuka.

Pasca itu jadi tertutup. Bencinya pada bangsa asing luar biasa, keluar nasionalisme, tidak terbuka, sementara yang nasiona¬lisme pun disuruh menghafal, juga enggak hafal. Kemarin kita ke Aceh. Saya tidak membayangkan bahwa belakangan ini rakyat Aceh yang terkesan GAM, anak umur belasan tahun setingkat SMP, dengan mudah menghapal Pancasila. Asumsi kita, ya sudahlah tidak ada yang diajarkan Pancasila. Ternyata? Luar biasa anak-anak itu. Lagu-lagu wajib kita pancing sedikit saja, wow, mereka itu langsung me¬nyanyikan dengan lancar. Ditanya, Pancasila itu. apa? Anak-anak itu jawab tangkas, dasar negara Indonesia. Apa itu Pancasila? Lima dasar. Apa itu lima dasar, anak-anak itu lancar menjawab.

Betapa hebatnya orang Aceh. Lalu, me¬ngapa sampai terjadi clash. Mengapa kita sampai curigai. Belum tentu anak-anak di Pulau Jawa itu seperti ini. Di mana salahnya. Sampai clash itu? Saya dialog dengan Gubernur dan Wakil Gubernur. Yang tadinya tinggi nadanya, kita redamkan dengan cara yang baik. Ternyata di lubuk hatinya tidak mau mi¬sah dengan Indonesia. Kita gali secara perlahan-lahan.

Jadi kalau melihat kondisi Seka¬rang. Ini kan memasuki tahun po¬litik. Politik yang kita tandai dengan mulai aktifnya para partai politik kampanye, mulai bulan Juli, sam¬pai sekian lama. Sangat lama. Tentu dalam politik yang diharapkan, pada waktunya akan tiba kekuasaan akan dipegang oleh orang tertentu yang dipilih secara demokratis dalam proses politik. Tapi tidak berhenti di situ, proses ini adalah untuk mencapai bagaimana Indo¬nesia mengisi kemerdekaannya atau membangun dirinya. Tentu ada harapan yang akan dicapai. Kalau melihat proses ini, menurut Syaykh, ada nggak harapan dan seperti apa yang bisa kita capai dalam 5 tahun ke depan?
Kita dengar dulu dong apa yang ditawarkan.

Kalau Syaykh menawarkan?
Sepeda, menggelinding terus.

Apa hubungannya dengan masa depan bangsa?
Ya, sepeda itu kan dipegang oleh pengendaranya. Power-nya itu dari pemimpinnya. Ito politik bersepeda. Ini yang mengendalikan. Saat naik, ikut naik. Saat turun, ikut turun. Maka kebangkitan nasional diisi dengan bersepeda 2000 km. Sekarang kan yang duduk di atas mobil, yang capek mobilnya. Yang merasakan turun juga mobil, bukan kita. Bagaimana rasanya turun dari yang tinggi, pakai mobil kan tak terasa. Bagaimana panas, tak terasa. Bagaimana hujan, tidak terasa. Bagaimana itu namanya BBM kaki. Menggenjot tatkala tanjakan yang 45 derajat. Bagaimana mengendalikan tatkala kita turun tanpa ada halangan. Stabil. Maka diajak bersepeda begini lo, kalau mau mengendarai dan mengendalikan kekuatan dahsyat, sepeda itu dahsyat, maka dinamakan bicycle. Cycle, cycling yang terus bergerak (putaran).

Bisa lebih diterjemahkan dalam aplikasi politik kenegaraan?
Sudah, yang tadi itu. Jangan diterjemahkan panjang-panjang. Bila menerjemahkan panjang-panjang itu namanya tajuk rencana. Ini pojok saja dulu.

Perlu diberi pemahaman, sosialisasi, filosofi bersepeda dalam rangka membangun negara?
Itu nanti. Sebelum apa-apa, dibaca orang sebagai kampanye. Cita-cita saja. Nanti bersamaan dengan filosofi bersepeda memang begitu. Terus berputar dan ada dua roda belakang dan depan.

Ada maknanya itu?
Lha iya, ada pimpinan dan ada yang dipimpin. Terus ada rem.
Pemimpin semua yang mengendalikan. Mau cepat, mau lambat. Tapi kalau pemimpin sedang teler? Teler dilarang naik sepeda. Dan nggak jalan sepeda.

Kalo gagah-gagahan?
Mana bisa gagah-gagahan, orang mengeluarkan nafas, mengeluarkan energi.

Oh iya, ia akan tumbang sendiri kali ya?
Nggak ada gagah-gagahan, gagah yang ada. Itu kan bukan gagah betulan kalau gagah-gagahan.

Tapi ada pemimpin yang bilang, mereka nggak tabu saya siang¬malam Sudah bekerja, masih begini orang ngomong?
Biasa. Harus dihormati orang bekerja itu.

Berarti dia tidak menganut filosofi naik sepeda?
Iya, dia kan naik mobil. Rodanya juga empat kan? Ini rodanya cuma dua. Harus digenjot dengan nyali dan energi (BBM kaki) agar terus berputar.

Sumber : Majalah Berita Indonesia Edisi 57 - 2008

Jumat, 26 Maret 2010

04.36

Contoh Kutipan
Jika anda merasa lelah, tidak mungkin tingkat motivasi anda berada pada puncaknya, maka istrihatlah secukupnya pada malam hari. Akan tetapi sekalipun begitu, anda dapat menarik manfaat dari membiarkan tubuh mengisi kembali baterainya pada siang hari dengan melakukan 40 kedipan cepat. Banyak orang merasa tingkat energi mereka menurun setelah mereka makan siang. Para dosen dan guru sangat menyadarinya. Itulah audiensi cenderung sulit berkonsentrasi dan berhenti bahkan tertidur. Jika ini problem anda, maka cobalah temukan tempat yang tenang saat jam makan siang, dan tutuplah mata 10 atau 15 menit.
Meskipun istirahat dapat sangat membantu, namun untuk merasa segar kembali, kita tidak harus benar – benar tidur. Dr. Herbert Benson di Universitas Harvard mempelajari dampak menguntungkan dari relaksasi dalam yang dicapai melalui meditasi dan praktek – praktek lain. Belajar bagaimana cara masuk ke dalam mode ini mencakup merileksasikan tubuh dan menenangkan pikiran tanpa harus tertidur, dan ini dapat memberikan seseorang perasaan yang sama segar dan bergairahnya dengan mereka yang benar – benar tidur nyenyak.
Jika anda menduga bahwa salah satu alasan untuk kurangnya motivasi anda adalah karena anda sangat letih, maka cobalah untuk melakukan istirahat singkat yang tenang. Mengisi kembali baterai – baterai anda dapat memberikan energi ekstra yang anda perlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.
(Dikutip dari Dinamika edisi 15 th.VII November 2002)

04.36

Contoh Paragraf Deduksi
Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi, asumsi merupakan parameter untuk menentukan tujuan dan kompetensi yang akan dispesifikasikan. Konsistensi dan validasi setiap kompetensi harus sesuai dengan asumsi, meskipun tujuannya selalu diuji kembali beradasarkan masukkan yang memungkinkan terjadinya perubahan. Ketujuh asumsi tersebut adalah :
1. Banyak Perguruan Tinggi yang memiliki sedikt tenaga pengajar profesional, dan tidak mampu malkukan proses pembelajaran secara optimal. Oleh karena itu penerapan KBK menuntut peningkatan kemampuan profesional pengajar.
2. Banyak Perguruan Tinggi yang hanya mengkoleksi sejumlah mata kuliah, sehingga mengajar diartikan sebagai kegiatan menyajikan materi yang terdapat dalam setiap matakuliah.
3. Peserta didik bukanlah kertas kosong yang dapat ditulis sekehendak pengajar melainkan individu yang memiliki sejumlah potensi yang perlu dikembangkan.
4. Peserta didik memiliki potensi yang berbeda dan bervariasi, dalam hal tertentu memiliki potensi tinggi, tetapi dalam hal lain mungkin biasa – biasa saja, bahkan rendah.
5. Pendidik dalam hal ini pengajar berfungsi mengkondisikan lingkungan untuk membantu peserta didik mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya secara optimal.
6. Kurikulum sebagai rencana pembelajaran harus berisi kompetensi – kompetensi potensial yang tersusun secara sistematis, sebagai jabaran dari seluruh aspek kepribadian peserta didik, yang mencerminkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
7. Kurikulm sebagai proses pembelajaran harus menyediakan berbagai kemungkinan kepada seluruh peserta didikuntuk mengembangkan berbagai potensinya secar optimal. Dalam hal ini Pengajar adalah memberikan kemudahan dan kesempatan belajar kepada peserta didik untuk mengemukakan ide dan menerapkan strategi belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajar masing – masing.

(Dinamika edisi 15 th.VII November 2002)

04.36

Contoh Paragraf Induksi
Suatu lembaga kanker di Amerika melakukan studi tentang hubungan kebiasaan merokok dengan kematian. Antara tanggal 1 Jaanuari dan 31 Mei 1952 terdaftar 187.783 laki – laki yang berumur 50 sampai 69 tahun. Kepada mereka dikemukakan pertanyaan – pertanyaan kebiasaan merokok mereka pada masa lalu dan masa sekarang. Selanjutnya keadaan mereka diikuti terus – menerus selama 44 bulan. Berdasarkan surat kematian dan keterangan medis tentang penyebab kematiannya, diperoleh data bahwa di antara 11.870 kemtian yang dilaporkan 2.249 disebabkan kanker.
Dari seluruh jumlah kematian yang terjadi (baik yang merokok maupun yang tidak) ternyata jumlah kematian dikalangan pengisap rokok tetap jauh lebih tinggi daripada yang tidak pernah merokok, sedangkan jumlah kematian pengisap pipa dan cerutu tidak banyak berbeda dengan jumlah kematian yang tidak pernah merokok.
Dari bukti – bukti yang terkumpul dapatlah dikemukakan bahwa asap tembakau memberi pengaruh yang buruk dan memperpendek umur manusia. Cara yang paling sederhana untuk menghindari kemungkinan itu adalah tidak merokok sama sekali.
(Roger W.Holmes dalam MeCrimmon)

Rabu, 30 Desember 2009

Sastra Indonesia

04.43

Sastra Indonesia, adalah sebuah istilah yang melingkupi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara. Istilah "Indonesia" sendiri mempunyai arti yang saling melengkapi terutama dalam cakupan geografi dan sejarah poltik di wilayah tersebut.Sastra Indonesia sendiri dapat merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia. Sering juga secara luas dirujuk kepada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan Bahasa Melayu (dimana bahasa Indonesia adalah satu turunannya). Dengan pengertian kedua maka sastra ini dapat juga diartikan sebagai sastra yang dibuat di wilayah Melayu (selain Indonesia, terdapat juga beberapa negara berbahasa Melayu seperti Malaysia dan Brunei), demikian pula bangsa Melayu yang tinggal di Singapura.
Sastra Indonesia terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu:
lisan
tulisan
• Bahasa lisan adalah suatu bentuk komunikasi yang unik dijumpai pada manusia yang menggunakan kata-kata yang diturunka dari kosakata yang besar (kurang lebih 10.000) bersama-sama dengan berbagai macam nama yang diucapkan melalui atau menggunakan organ mulut. Kata-kata yang terucap tersambung menjadi untaian frase dan kalimat yang dikelompokkan secara sintaktis. Kosa kata dan sintaks yang digunakan, bersama-sama dengan bunyi bahasa yang digunakannya membentuk jati diri bahasa tersebut sebagai bahasa alami.
• Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara.Menulis biasa dilakukan pada kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. Pada awal sejarahnya, menulis dilakukan dengan menggunakan gambar, contohnya tulisan hieroglif (hieroglyph) pada zaman Mesir Kuno.Tulisan dengan aksara muncul sekitar 5000 tahun lalu. Orang-orang Sumeria (Irak saat ini) menciptakan tanda-tanda pada tanah liat. Tanda-tanda tersebut mewakili bunyi, berbeda dengan huruf-huruf hieroglif yang mewakili kata-kata atau benda.Kegiatan menulis berkembang pesat sejak diciptakannya teknik percetakan, yang menyebabkan orang makin giat menulis karena karya mereka mudah diterbitkan.
Secara urutan waktu maka sastra Indonesia terbagi atas beberapa angkatan:
Angkatan Pujangga Lama
Angkatan Sastra Melayu Lama
Angkatan Balai Pustaka
Angkatan Pujangga Baru
Angkatan 1945
Angkatan 1950 - 1960-an
Angkatan 1966 - 1970-an
Angkatan 1980 - 1990-an
Angkatan Reformasi
Angkatan 2000-an





Sumber diambil dari www.google.com

Bayangan dalam Lamunanku

04.16

Indahnya pagi dimana sang fajar mulai menampakkan sinarnya dari balik awan, seolah ingin mengganti keheningan malam dengan cerahnya sinar surya yang memperlihatkan keindahan alam. Pagi yang cerah dimana banyak orang yang ingin kembali melanjutkan segala aktivitasnya setelah beristirahat di malam yang panjang. Begitu pula dengan yang Ku lakukan, ketika jam tapat menunjukan pukul 6 pagi dengan dentingan alarm yang membangunkan Ku dari tidur Ku. Ku buka jendela kamar dan membiarkan sejuknya udara pagi masuk ke dalam kamar melewati celah – celah jendela kamar. Sementara itu Ku ratapi langit dalam – dalam dengan rasa syukur dalam hati dengan apa yang Ku raih saat ini mengingat jerih payah untuk menjadi sekarang tidaklah mudah, walaupun tidak berhenti sampai disini harapan – harapan yang Ku gantungkan karena memang manusia tidaklah pernah merasa puas atas apa yang telah diperolehnya untuk menjadi lebih baik lagi. Begitu pula dengan yang Ku rasakan, Ku tidak ingin puas sampai disini walaupun kini Aku telah bekerja ditempat yang Ku rasa cukup baik karena dari sinilah Aku dapat membantu kondisi keuangan keluargaku bahkan membantu membiayai sekolah adikku, sampai lulus kuliah hingga Ia memperoleh pekerjaan sekarang ini. “Upz….sudah jam berapa ini, hampir saja Ku kesiangan karena larut dalam bayanganku”, gumamku. Segera Ku mandi dan berpakaian lalu keluar dari kamar dan ternyata Ibu sudah sibuk menyiapkan sarapan untukku. Ibu tidak pernah absen menyiapkan sarapan untukku, yach walaupun Aku sudah terbilang dewasa diusia Ku saat ini namun Ibu tidak pernah Lelah membantu memenuhi segla kebutuhanku seperti menyiapkan sarapan sampai menyiapkan sepatu yang akan Ku pakai. Maka wajarlah jika Aku sangat sayang pada Ibu. Oh…waktu cepat sekali berjalan, jam sudah menunjukkan hampir pukul 7, rina adikku yang sedari tadi sudah lama menungguku mulai mengeluh kesal. “Aduch…cepat dong Ka, Aku sudah lama nunggu nich. Lagi pula nanti Aku bisa terlambat sampai ke kantor!!!” ujarnya. Ku percepat sarapan pagiku dan bergegas mengenakan sepatu lalu kami pun berangkat tidak lupa pamitan pada Ayah dan Ibu.
Aku pun berangkat dan Huuh….inilah pemandangan kota Jakarta yang setiap hari harus Ku nikmati, padatnya orang maupun kendaraan yang berlalu – lalang yang pastinya menyebabkan macet dan polusi udara dari asap kendaraan bermotor. Setelah lama menunggu di halte, maka tibalah bis yang akan membawaku sampai ke kantor. Ku naik dan duduk dibangku paling belakang karena bis sudah penuh tapi untunglah masih tersisa satu bangku untukku tempati. Yeah….seperti biasa Aku pun terjebak macet tapi hal ini tidak terlalu membuatku kesal. Hmm….tak terasa waktu cepat sekali berganti, masih terngiang dalam benakku masa – masa ketika Aku masih menjadi seorang mahasiswa disuatu perguruan tinggi swasta yang mungkin banyak orang kurang mengenalnya. Aku sadar saat itu kehidupan ekonomi keluargaku tidaklah berlebihan namun cukup sederhana, akan tetapi kedua orang tuaku terutama Ibu yang giatnya membantu Ayah untuk mencari nafkah dengan bersusah payah agar Ku bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi hungga duduk dibangku kuliah. Karena hal itulah maka Ku tidak ingi mengecewakan kerja keras mereka. Ku giat belajar setiap hari agar Ku mendapatkan nilai dan hasil yang baik, sungguhlah niat yang baik bila diimbangi dengan kerja keras akan membuahkan hasil yang baik pula. Ku memperoleh IPK maksimal di kampus yaitu 4.
Semester demi semester Ku lewati. Namun semakin lama tidak sedikit membutuhkan biaya karena Ku harus menyelesaikan tugas akhir mrmbuat skripsi dan sidang. Walaupun Aku mendapat beasiswa karena prestasiku di kampus serta Om dan Tanteku yang selalu membantu memenuhi segala kebutuhan kuliahku mulai dari membelikan buku – buku yang Ku perlukan sampai membelikan Ku computer guna mempermudahkan Ku dalam menyelesaikan skripsiku. Namun hal ini tidak sepenuhnya mengurangi beban orang tuaku, mengingat Rina adikku saat itu masih duduk dibangku SMA hingga akhirnya Ku putuskan untuk membantu mencari uang demi mengurani beban keluargaku dalam masalah biaya kuliah Ku. Mulai menjadi pedagang kaki lima denga berjualan sepatu dan sandal untuk anak – anak hingga penjual minyak wangi dari mesjid ke mesjid Ku lakukan. Aku tidak merasa malu melakukan ini semua walau teman – teman kampus Ku mengetahuinya. Ternyata apa yang Ku lakukan membuat keluargaku bersedih terutama Ibu dan Tanteku, mereka menangis karena melihatku yang harus berjualan selepas Ku pulang kuliah. Hal utama yang membuat mereka menangis bukanlah karena hal itu semata. Akan tetapi karena harus melihatku menjadi pedagang kai lima yang menjajakan barang dagangannya dipinggir jalan. Semula Ku tak kuasa melihat air mata mereka, namun Ku tutupi rasa sedihku dengan sikap tegar dan senyumanku. Dan Ku berkata pada Ibu “ Bu….apa yang Ku lakukan ini tidaklah sebanding dengan apa yang Ibu lakukan untukku, Lagi pula untuk menjadi manusia yang berhasil dan sukses harus diawali dengan perjuangan dan kerja keras bukan?!” Ibu pun tersenyum mendengar perkataanku. Hari demi hari Ku lalui dengan kerja keras karena Ku harus membagi waktu antara berdangan dan belajar. Ku tidak ingin karena hal ini nilaiku menurun dan ternyata Ku dapat mempertahankan prestasiku. Dan berkat doa keluargaku pula Ku dapat menyelesaikan kuliahku tepat pada waktunya dan Ku menjadi mahasiswa terbaik karena Ku dapat memepertahankan IPK 4 Ku sampai semester akhir. Hingga saatnya diwisuda, Ibu kembali meneteska air mata dengan perasaan senang, haru dan bangga kepada Ku. Karena dari sekian banyak orang tua, orang tuaku diberi kehormatan untuk bangku yang khusus disediakan serta diberi ksempatan untuk memberikan sambutan. Ku bahagia melihat wajah Ibu yang bangga kepadaku serta senyum senang dari keluargaku.” Oh…yeah ampun” Ku terkejut karena sedar tadi kondektur bis menepuk – nepuk pundakku yang hendak meminta ongkos kepadaku dan ternyata Aku sudah hampir sampai di kantor. Oh.....sungguh Ku terlaru dalam lamunanku.

Sabtu, 05 Desember 2009

Wanita Bersarung Baja

01.53

Tubuhmu yang mungil
Bak butiran intan permata
Bentuknya yang kecil
Namun kuat bagai baja

Saat pagi datang menyambut
Kau mulai hari dengan senyuman
Kau lakukan tugas – tugas mu
Layaknya tugas seorang ibu

Bila matahari menjelang
Kau langkahkan kaki untuk mencari nafkah
Untuk menghidupi putra – putri mu
Tak peduli walau badan terasa lelah

Begitu teguhnya dirimu
Kau berjuang disaat matahari menampakkan sinarnya
Dan pulang saat matahari bersembunyi dibalik awan
Wahai kau wanita yang tegar

Senin, 23 November 2009

Sejarah Bahasa Indonesia

04.02

Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern.
Kerajaan Sriwijaya (dari abad ke-7 Masehi) memakai bahasa Melayu (sebagai bahasa Melayu Kuno) sebagai bahasa kenegaraan. Hal ini diketahui dari empat prasasti berusia berdekatan yang ditemukan di Sumatera bagian selatan peninggalan kerajaan itu. Pada saat itu bahasa Melayu yang digunakan bertaburan kata-kata pinjaman dari bahasa Sanskerta. Sebagai penguasa perdagangan di kepulauan ini (Nusantara), para pedagangnya membuat orang-orang yang berniaga terpaksa menggunakan bahasa Melayu, walaupun secara kurang sempurna. Hal ini melahirkan berbagai varian lokal dan temporal, yang secara umum dinamakan bahasa Melayu Pasar oleh para peneliti. Penemuan prasasti berbahasa Melayu Kuno di Jawa Tengah (berangka tahun abad ke-9) dan di dekat Bogor (Prasasti Bogor) dari abad ke-10 menunjukkan adanya penyebaran penggunaan bahasa ini di Pulau Jawa. Keping Tembaga Laguna yang ditemukan di dekat Manila, Pulau Luzon, berangka tahun 900 Masehi juga menunjukkan keterkaitan wilayah itu dengan Sriwijaya.
Kajian linguistik terhadap sejumlah teks menunjukkan bahwa paling sedikit terdapat dua dialek bahasa Melayu Kuno yang digunakan pada masa yang berdekatan. Sayang sekali, bahasa Melayu Kuno tidak meninggalkan catatan dalam bentuk kesusasteraan meskipun laporan-laporan dari Tiongkok menyatakan bahwa Sriwijaya memiliki perguruan agama Buddha yang bermutu.
Pada abad ke-15 berkembang bentuk yang dianggap sebagai bentuk resmi bahasa Melayu karena dipakai oleh Kesultanan Malaka, yang kelak disebut sebagai bahasa Melayu Tinggi. Penggunaannya terbatas di kalangan keluarga kerajaan di sekitar Sumatera, Jawa, dan Semenanjung Malaya. Bentuk bahasa ini lebih halus, penuh sindiran, dan tidak seekspresif Bahasa Melayu Pasar.
Pada akhir abad ke-19 pemerintah kolonial Hindia-Belanda melihat bahwa bahasa Melayu (Tinggi) dapat dipakai untuk membantu administrasi bagi kalangan pegawai pribumi. Promosi bahasa Melayu dilakukan di sekolah-sekolah dan didukung dengan penerbitan karya sastra dalam bahasa Melayu. Pada periode ini mulai terbentuklah "bahasa Indonesia" yang secara perlahan terpisah dari bentuk semula bahasa Melayu Riau-Johor.
Bahasa Melayu di Indonesia kemudian digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan), namun pada waktu itu belum banyak yang menggunakannya sebagai bahasa ibu. Bahasa ibu masih menggunakan bahasa daerah yang jumlahnya mencapai 360 bahasa.
Pada pertengahan 1800-an, Alfred Russel Wallace menuliskan di bukunya Malay Archipelago bahwa "penghuni Malaka telah memiliki suatu bahasa tersendiri yang bersumber dari cara berbicara yang paling elegan dari negara-negara lain, sehingga bahasa orang Melayu adalah yang paling indah, tepat, dan dipuji di seluruh dunia Timur. Bahasa mereka adalah bahasa yang digunakan di seluruh Hindia Belanda."
Jan Huyghen van Linschoten di dalam bukunya Itinerario menuliskan bahwa "Malaka adalah tempat berkumpulnya nelayan dari berbagai negara. Mereka lalu membuat sebuah kota dan mengembangkan bahasa mereka sendiri, dengan mengambil kata-kata yang terbaik dari segala bahasa di sekitar mereka. Kota Malaka, karena posisinya yang menguntungkan, menjadi bandar yang utama di kawasan tenggara Asia, bahasanya yang disebut dengan Melayu menjadi bahasa yang paling sopan dan paling pas di antara bahasa-bahasa di Timur Jauh."
Pada awal abad ke-20, bahasa Melayu pecah menjadi dua. Di tahun 1901, Indonesia di bawah Belanda mengadopsi ejaan Van Ophuijsen sedangkan pada tahun 1904 Malaysia di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson.
Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai bahasa nasional pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional atas usulan Muhammad Yamin, seorang politikus, sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam pidatonya pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan bahwa : "Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan."

Selanjutnya perkembangan bahasa dan kesusastraan Indonesia banyak dipengaruhi oleh sastrawan Minangkabau, seperti Marah Rusli, Abdul Muis, Nur Sutan Iskandar, Sutan Takdir Alisyahbana, Hamka, Roestam Effendi, Idrus, dan Chairil Anwar. Sastrawan tersebut banyak mengisi dan menambah perbendaharaan kata, sintaksis, maupun morfologi bahasa Indonesia.
Perinciannya sebagai berikut:
Tahun 1896 disusunlah ejaan resmi bahasa Melayu oleh Van Ophuijsen yang dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Ejaan ini dimuat dalam Kitab Logat Melayu.
Tahun 1908 pemerintah kolonial mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat), yang kemudian pada tahun 1917 diubah menjadi Balai Pustaka. Badan penerbit ini menerbitkan novel-novel, seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa Melayu di kalangan masyarakat luas.
Tanggal 16 Juni 1927 Jahja Datoek Kajo menggunakan bahasa Indonesia dalam pidatonya. Hal ini untuk pertamakalinya dalam sidang Volksraad, seseorang berpidato menggunakan bahasa Indonesia.
Tanggal 28 Oktober 1928 secara resmi Muhammad Yamin mengusulkan agar bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan Indonesia.
Tahun 1933 berdiri sebuah angkatan sastrawan muda yang menamakan dirinya sebagai Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana.
Tahun 1936 Sutan Takdir Alisyahbana menyusun Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia.
Tanggal 25-28 Juni 1938 dilangsungkan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Dari hasil kongres itu dapat disimpulkan bahwa usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendekiawan dan budayawan Indonesia saat itu.
Tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
Tanggal 19 Maret 1947 diresmikan penggunaan ejaan Republik sebagai pengganti ejaan Van Ophuijsen yang berlaku sebelumnya.
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1954 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan. Kongres ini merupakan perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus-menerus menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa kebangsaan dan ditetapkan sebagai bahasa negara.
Tanggal 16 Agustus 1972 H. M. Soeharto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) melalui pidato kenegaraan di hadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972.
Tanggal 31 Agustus 1972 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah resmi berlaku di seluruh wilayah Indonesia (Wawasan Nusantara).
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1978 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia III di Jakarta. Kongres yang diadakan dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang ke-50 ini selain memperlihatkan kemajuan, pertumbuhan, dan perkembangan bahasa Indonesia sejak tahun 1928, juga berusaha memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia.
Tanggal 21-26 November 1983 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia IV di Jakarta. Kongres ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-55. Dalam putusannya disebutkan bahwa pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia harus lebih ditingkatkan sehingga amanat yang tercantum di dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara, yang mewajibkan kepada semua warga negara Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, dapat tercapai semaksimal mungkin.
Tanggal 28 Oktober s.d 3 November 1988 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta. Kongres ini dihadiri oleh kira-kira tujuh ratus pakar bahasa Indonesia dari seluruh Indonesia dan peserta tamu dari negara sahabat seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Belanda, Jerman, dan Australia. Kongres itu ditandatangani dengan dipersembahkannya karya besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa kepada pencinta bahasa di Nusantara, yakni Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1993 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta. Pesertanya sebanyak 770 pakar bahasa dari Indonesia dan 53 peserta tamu dari mancanegara meliputi Australia, Brunei Darussalam, Jerman, Hongkong, India, Italia, Jepang, Rusia, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Kongres mengusulkan agar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Bahasa Indonesia, serta mengusulkan disusunnya Undang-Undang Bahasa Indonesia.
Tanggal 26-30 Oktober 1998 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VII di Hotel Indonesia, Jakarta. Kongres itu mengusulkan dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa.


Sumber diambil dari www.google.com

Rajutan Tanya

03.53

Di suatu rumah yang sederhana tinggalah seorang ibu dengan seorang anaknya yang berumur 7 tahun. Di sore yang senja dengan tiupan lembut angin sore, sang ibu sedang asyiknya merajut di beranda rumah, datanglah sang anak menghampirinya dan duduk disampingnya seraya bertanya “ Bu, apakah ciri – ciri orang baik itu ?”. Ibu menghentikan rajutannya, dengan menghela nafas panjang lalu ibu pun menjawab “ Orang yang baik bukanlah orang yang selalu memberikan sesuatu yang dimilikinya untuk orang lain, bukanlah orang yang selalu diam apabila dirinya merasa direndahkan oleh orang lain, bukanlah orang yang selalu manis tutur kata dan perbuatannya dan bukanlah orang yang selalu membantu orang lain dengan apa yang diperbuatnya. Akan tetapi, orang yang baik adalah orang yang selalu bisa memahami sikap dan kebiasaan orang yang sedang dihadapinya, dan orang yang bisa menempatkan dirinya pada posisi dimana orang lain akan merasa bahagia dan nyaman berada didekatnya “.
Sang anak diam sejenak dan kembali bertanya “ Lalu orang yang bagaimanakah yang dapat dikatakan orang yang pintar, bu ?”. Ibu menjawab “ Orang yang pintar itu bukanlah orang yang selalu dapat menjawab pertanyaan, bukanlah orang yang selalu bisa menyelesaikan berbagai masalah, bukanlah orang yang selalu mendapat penghargaan atau nilai bagus dari semua hasil karyanya, bukan pula orang yang dapat menemukan atau menciptakan hal – hal baru. Akan tetapi, orang yang pintar adalah orang yang bisa menjadikan dirinya berguna bagi orang lain sehingga orang tersebut akan merasa menjadi orang yang cerdas dan sukses karenanya.
Selama ibu menjawab pertanyaannya, sang anak sangat mengamati dan mencermati kata demi kata yang terlontar dari bibir sang ibu karena ia merasa kagum akan jawaban yang diberikan oleh ibunya. Kemudian ibu kembali melanjutkan rajutannya, sambil tersenyum kecil melihat sang anak yang duduk terdiam memikirkan apa yang dikatakannya tadi. Lalu ibu kembali berkata “wahai anak Ku, kebaikan seseorang itu tidak hanya dapat dilihat dari kasat mata tapi lihat dan rasakanlah kebaikan seseorang dengan mata dan hatimu, karena “Dalam laut boleh diajuk, dalam hati siapa yang tahu”. “Apa maksudnya, Bu?” tanya sang anak. “Maksudnya adalah apa yang tersembunyi di dalam hati seseorang tidak dapat kita ketahui”, jawab Ibu. “Selain itu untuk menjadi orang baik dan pintar yang sejati tidaklah mudah, karena bisa jadi Dibuat karena Allah, menjadi murka karena Allah yang artinya dilakukan dengan maksud baik tetapi disangka orang kurang atau tidak baik”.
Karena asyiknya berbincang – bincang tak terasa akhirnya rajutan ibu sudah selesai, dan azan maghrib pun berkumandang. Lalu ibu beranjak untuk sholat maghrib tidak lupa mengajak sang anak untuk sholat bersamanya.