Jumat, 26 Maret 2010

04.36

Contoh Paragraf Deduksi
Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi, asumsi merupakan parameter untuk menentukan tujuan dan kompetensi yang akan dispesifikasikan. Konsistensi dan validasi setiap kompetensi harus sesuai dengan asumsi, meskipun tujuannya selalu diuji kembali beradasarkan masukkan yang memungkinkan terjadinya perubahan. Ketujuh asumsi tersebut adalah :
1. Banyak Perguruan Tinggi yang memiliki sedikt tenaga pengajar profesional, dan tidak mampu malkukan proses pembelajaran secara optimal. Oleh karena itu penerapan KBK menuntut peningkatan kemampuan profesional pengajar.
2. Banyak Perguruan Tinggi yang hanya mengkoleksi sejumlah mata kuliah, sehingga mengajar diartikan sebagai kegiatan menyajikan materi yang terdapat dalam setiap matakuliah.
3. Peserta didik bukanlah kertas kosong yang dapat ditulis sekehendak pengajar melainkan individu yang memiliki sejumlah potensi yang perlu dikembangkan.
4. Peserta didik memiliki potensi yang berbeda dan bervariasi, dalam hal tertentu memiliki potensi tinggi, tetapi dalam hal lain mungkin biasa – biasa saja, bahkan rendah.
5. Pendidik dalam hal ini pengajar berfungsi mengkondisikan lingkungan untuk membantu peserta didik mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya secara optimal.
6. Kurikulum sebagai rencana pembelajaran harus berisi kompetensi – kompetensi potensial yang tersusun secara sistematis, sebagai jabaran dari seluruh aspek kepribadian peserta didik, yang mencerminkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
7. Kurikulm sebagai proses pembelajaran harus menyediakan berbagai kemungkinan kepada seluruh peserta didikuntuk mengembangkan berbagai potensinya secar optimal. Dalam hal ini Pengajar adalah memberikan kemudahan dan kesempatan belajar kepada peserta didik untuk mengemukakan ide dan menerapkan strategi belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajar masing – masing.

(Dinamika edisi 15 th.VII November 2002)

0 komentar:

Posting Komentar